Banyak masyarakat yang perlu perhatian lebih dibandingkan hal "TERSEBUT"

Pada suatu hari di pagi yang cerah ada dua orang pemuda yang bernama Bobby dan Junedi, mereka berdua sedang melihat-lihat hal-hal yang ada di sosial media mereka masing-masing. Lalu tidak berselang lama Junedi mengatakan “kasihan ya.., masih banyak anak-anak Indonesia diluar sana yang tempat tinggalnya belum terjangkau listrik dan pendidikan yang layak” lalu Bobby menjawab “iya, padahal mereka juga kan membutuhkan listrik apalagi pendidikan” lalu mereka meneruskan pembicaraan merekam tidak lama kemudian kembali bermain media sosial mereka.
Tiba-tiba Bobby menemukan sesuatu yang membuat dia terheran-heran, hal tersebut dia beritahukan kepada Junedi “ Junedi coba lihat berita ini, bagaimana menurutmu?” Junedi pun membaca berita itu beserta isinya dan dia berkata “ dia mempermasalahkan kata itu, kenapa dia hanya mementingkan hal itu sekarang?!, Pada saat ini ada hal lain yang perlu lebih diperhatikan dibandingkan hal itu. Seperti situasi pandemi sekarang, banyak anak-anak yang belum mendapatkan pendidikan yang layak seperti yang tadi kita lihat, pejabat-pejabat negara yang korupsi, dan masih banyak lagi.” Bobby juga setuju dengan apa yang dikatakan Junedi “iya, itu tidak salah tapi dia seakan-akan mengabaikan masalah yang sudah ada dan terpampang nyata di sosial media”
Mereka pun lanjut berbincang mengenai hal-hal yang seharusnya lebih di perhatikan seperti masyarakat yang membutuhkan dibandingkan suatu kata yang bermakna multitafsir. Bobby mengatakan bahwa dia merasa miris akan orang-orang yang menomor satukan suatu hal yang tidak sepenting dengan masyarakat yang belum terjangkau listrik dan sebagainya, kapan Indonesia bisa maju apabila sumber daya manusia nya belum berkualitas.